Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Kasus Suap Perangkat Desa Kediri Tiga Kades Segera Dinonaktifkan Dari Jabatannya

Kasus Suap Perangkat Desa Kediri Tiga Kades Segera Dinonaktifkan Dari Jabatannya

  • account_circle Dian Memo
  • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemerintah Kabupaten Kediri tengah memproses surat keputusan penonaktifan sementara terhadap tiga kepala desa yang terjerat kasus korupsi.

Ketiga oknum tersebut diduga melakukan rekayasa sistem rekrutmen perangkat desa dengan nilai suap mencapai belasan miliar rupiah.

Langkah hukum ini diambil untuk menjaga integritas birokrasi desa sekaligus merespons bergulirnya sidang di pengadilan.

Dampak Hukum Skandal Rekayasa Rekrutmen Perangkat Desa Kediri

Kursi kepemimpinan di tiga desa di Kabupaten Kediri dipastikan bakal segera kosong sementara waktu. Setelah melalui proses telaah hukum yang panjang pasca-penetapan status tersangka oleh Polda Jatim, Pemerintah Kabupaten Kediri akhirnya melangkah maju untuk menonaktifkan tiga kepala desa (Kades) yang kini tengah duduk di kursi pesakitan.

Skandal rekayasa ujian perangkat desa yang melibatkan uang pelicin dalam jumlah fantastis ini kini memasuki babak administratif yang menentukan nasib jabatan mereka.

Heningnya ruang sidang di Pengadilan Tipikor beberapa waktu lalu seolah menjadi awal dari akhir karier jabatan bagi tiga elit desa di Kediri.

Mereka adalah IJ (Kades Kalirong), SU (Kades Mangunrejo), dan DA (Kades Pojok), yang sebelumnya menjabat sebagai pengurus inti dalam Paguyuban Kepala Desa (PKD). Dugaan praktik lancung ini mencuat setelah rekrutmen perangkat desa tahun 2023 terendus menggunakan aplikasi ujian yang telah dimodifikasi untuk memenangkan peserta tertentu.

Selama berbulan-bulan, publik menanti ketegasan dari Pemkab Kediri. Selama status mereka masih aktif, para kades ini diketahui masih menerima gaji penuh dan menjalankan wewenang administratif, sebuah situasi yang memicu desakan dari berbagai aktivis kontrol sosial.

Namun, titik terang muncul pekan ini. Henry, salah satu pejabat terkait di lingkungan Pemkab Kediri, mengonfirmasi bahwa draf Surat Keputusan (SK) penonaktifan sementara telah rampung disusun oleh tim koordinasi dan kini berada di meja Bagian Hukum untuk diteliti lebih lanjut.

Lahirnya draf penonaktifan ini bukan tanpa dasar. Bupati Hanindhito Himawan Pramono sebelumnya telah mengeluarkan nota dinas sebagai dasar bagi tim untuk menyusun berita acara pemberhentian sementara.

Proses ini merupakan tindak lanjut dari penetapan tersangka dan dimulainya proses persidangan yang mengungkap fakta mengejutkan: adanya dugaan aliran dana pelicin hingga belasan miliar rupiah dari ratusan posisi perangkat desa yang diperebutkan.

Dalam persidangan yang telah bergulir, terungkap bahwa rekayasa tersebut tidak hanya melibatkan janji manis, tetapi juga manipulasi sistem penilaian Computer Assisted Test (CAT). Jaksa Penuntut Umum (JPU) bahkan menyebut sedikitnya ada 320 perangkat desa yang diduga masuk melalui jalur “pintu belakang” dengan membayar sejumlah uang. Hal inilah yang membuat kasus ini menjadi salah satu skandal birokrasi desa terbesar di Kediri dalam beberapa tahun terakhir.

Kepastian kapan SK penonaktifan tersebut turun kini berada sepenuhnya di tangan Bupati. Jika dokumen tersebut telah ditandatangani, jabatan mereka akan ditangguhkan hingga ada putusan hukum tetap (inkracht).

Selama masa penonaktifan, tugas-tugas pemerintahan di desa terkait kemungkinan besar akan dijalankan oleh Pelaksana Tugas (Plt) demi menjamin pelayanan masyarakat tidak lumpuh akibat proses hukum yang menimpa pemimpinnya.

Langkah penonaktifan ini menjadi sinyal keras bahwa pemerintah daerah tidak memberikan ruang bagi praktik korupsi di tingkat desa. Masyarakat Kediri kini menunggu hasil akhir dari persidangan untuk melihat sejauh mana keadilan akan ditegakkan bagi para peserta ujian yang telah berjuang secara jujur namun tersingkir oleh kekuatan uang.

Penulis

Penulis bidang politik, hukum dan pemerintahan dan informasi serta peristiwa di daerah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions
    War

    Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Dian Memo
    • visibility 417
    • 0Komentar

    TEL AVIV — Yocheved Lifshitz, one of the first Israeli hostages released by Hamas, took the world by surprise in late October when she shook the hand of one of her captors and uttered a single word: “Shalom” — a Hebrew salutation meaning “peace.” Now, in an exclusive interview, Lifshitz said she believes peace can […]

  • Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 322
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Stories of Resilience: Failed Gadgets That Paved the Way for Future Successes

    Stories of Resilience: Failed Gadgets That Paved the Way for Future Successes

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
    • account_circle Dian Memo
    • visibility 318
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Nostalgia Mesin Tua di Kediri Saat Deru Mobil Kuno Membelah Zaman

    Nostalgia Mesin Tua di Kediri Saat Deru Mobil Kuno Membelah Zaman

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Dian Memo
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Rasakan sensasi nostalgia di Rally Wisata Mobil Kuno Kediri 2026! Simak kisah seru Wali Kota Vinanda melepas deretan mesin antik tahun 1938 yang penuh sejarah.

  • Design Transcended: When Art Meets Technology in Gadgetry

    Design Transcended: When Art Meets Technology in Gadgetry

    • calendar_month Jumat, 2 Feb 2024
    • account_circle Dian Memo
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • Gadgets on the Go: Top Tech for Business Travelers

    Gadgets on the Go: Top Tech for Business Travelers

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Dian Memo
    • visibility 250
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

expand_less