Bau Busuk Menusuk Hidung, Resahkan Warga Kelurahan Bujel Kediri

oleh
Bau Busuk Menusuk Hidung, Resahkan Warga Kelurahan Bujel Kediri

Memokediri.com

Bau Busuk Menusuk Hidung, Resahkan Warga Kelurahan Bujel Kediri .  Warga sekitar Jembatan Bujel di Kelurahan Bujel, Kecamatan Mojoroto mengeluhkan bau tak sedap. Sumbernya dari sampah menumpuk di Sungai Kedak di bawah jembatan itu.

“Bau sampah dan bangkai jadi satu,” ungkap Sugeng, 67, warga yang rumahnya hanya berjarak kurang dari lima meter dari sungai.

Penjual jajan gorengan di tepi jalan ini merasa terganggu. Dagangannya terancam tak laku jika sampah tak dibersihkan karena muncul kesan jorok. Sebelumnya, Sugeng bersama warga di sekitar kerap mengalah membersihkan aliran sungai tersebut.

Sayang, kesadaran warga setempat tidak diikuti warga dari luar Bujel. Sampah yang menumpuk di bawah jembatan itu merupakan kiriman dari hulu sungai. “Kondisinya makin buruk kalau kemarau seperti ini. Jika ada airnya, sampah itu bisa hanyut sampai ke Brantas,” katanya.

Menurut Sugeng, kebanyakan sampah adalah popok bayi. Saking banyaknya, setiap dibersihkan datang dua kali lipatnya. Warga pun mengusulkan pemasangan CCTV di spot jembatan yang jadi langganan orang buang sampah sembarangan.

Sejauh ini pihak Kelurahan Bujel kerap turun ke lapangan ikut membersihkan sungai. Sugeng juga mengklaim, mereka sering memberi sosialisasi agar warga tidak buang sampah ke sungai. Sayangnya, pembuang sampah dari luar Bujel. Biasanya dilakukan saat Subuh.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri M. Anang Kurniawan mengaku, masih mengkaji ulang tentang sampah di sungai. Lelaki yang baru dilantik kepala DLHKP ini masih butuh beradaptasi. “Pasti akan kami tindaklanjuti, terima kasih informasinya,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *