Coreng Dunia Pendidikan

oleh
Coreng Dunia Pendidikan

*Kasus Kepala SMAN 8 Diserahkan ke Inspektorat
Kediri, Memo-
Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Siswanto menyerahkan masalah yang terjadi di SMAN 8 Kota Kediri dibawah pimpinan Kepala Sekolah Imam Satori kepada Inspektorat Kota Kediri.

“Terkait masalah yang terjadi di SMAN 8 Kota Kediri, apabila benar terjadi penyimpangan biar pihak Inspektorat yang langsung menangani,” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui HP.

Ditambahkan, beberapa masalah yang menimpa Kepala Sekolah SMAN 8 Kota Kediri Imam Satori dinilai sudah mencoreng nama baik dunia pendidikan di Kota Kediri. Pasalnya, kasus Imam Satori ini dinilai hanya memikirkan keuntungan pribadinya saja.

Seperti berita sebelumnya, Kepala Sekolah Imam Satori sudah banyak melakukan pungutan liar (pungli) terhadap siswanya. Seperti penarikan buku modul yang sudah dilakukan sejak satu tahun silam dan penarikan uang dana bantuan siswa miskin (BSM).

Bahkan Satori juga melakukan kerjasama (MoU) buku modul selama 9 semester kedepan bersama penerbit buku CV Mutiara Ilmu asal Mojokerto.

Dari informasi yang dihimpun, MoU bersama CV Mutiara Ilmu tersebut dilakukan sejak 19 Juni 2013 lalu. Dalam MoU tersebut SMAN 8 Kota Kediri ditargetkan penerbit dengan menjual buku modul setiap tahunnya dari minimal 1.000 siswa dengan target sekitar 13.000 eksemplar.

Ironisnya, dengan pembayaran lunas terhadap penerbit, sesuai ketentuan 3 bulan setelah buku modul tersebut diterima sekolah, Imam Satori akan mendapat keuntungan pribadi sekitar 25 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *