Dilarang Liput Suporter Disemprot Air Hari Ini, Wartawan Demo Polisi Arogan

oleh
Dilarang Liput Suporter Disemprot Air Hari Ini, Wartawan Demo Polisi Arogan

Kalangan jurnalis tergabung dalam Forum Wartawan eks-karisidenan Madiun (FWM), Senin (9/6) hari ini akan melakukan aksi unjuk rasa di Mapolres Madiun Kota. Mereka mengecam arogansi oknum polisi yang melarang wartawan meliput aksi pembubaran ratusan suproter dengan water canon dilakukan oleh aparat kepolisian.

Bahkan, polisi sempat membentak-bentak awak media agar pergi dari lokasi pertandingan antara Perseman (Manokwari) vs Madiun Putra FC (MPFC) di stadion Wilis, kemarin (4/6). Seperti dialami dua jurnalis dari LKBN antara dan fotografer Radar Madiun.

“Besuk (hari ini, red), FWM akan turun jalan mengecam keras tindak arogansi oknum polisi yang menghalang-halangi kerja wartawan,” kata Sekretaris FWM Ito Wahyu, Minggu (8/6).

Pihaknya meminta Kepala Kepolisian Resort Madiun Kota untuk mensosialisasikan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pokok Pers kepada semua jajaranya. ”Biar mereka tahu, jika kerja dan profesi kita dilindungi oleh Undang-Undang. Sehingga, mereka tidak seenaknya melarang tugas wartawan. Karena polisi bukan atasan wartawan. Kita bekerja sesuai dengan undang-undang yang ada,” katanya.

Selain itu, tegasnya, pihaknya juga akan meminta adanya nota kesepahaman antara pihak kepolisian dengan FWM. “Ini agar terwujud penegakan hukum dan perlindungan kemerdekaan pers yang berimbang, akurat, tidak beritikad buruk dan sama-sama menghormati supremasi hukum,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *