Fenomena Alam Pantai Pidakan Pacitan Semakin Menakjubkan Saat Hari Menjelang Senja

oleh
Fenomena Alam Pantai Pidakan Pacitan Semakin Menakjubkan Saat Hari Menjelang Senja

Debur ombak teriring hembusan sang bayu, semilir menelisik sanubari. Sementara di ufuk barat, senja temaram kemerahan beriring mendung, menggelayut menyelimuti bukit-bukit. Begitulah sekilas fenomena alam yang sempat tersirat dari objek wisata Pantai Pidakan, di belahan timur Kota Pacitan.

Pacitan, Memo

Saat itu, hari memang mulai beranjak senja. Sengatan mentari yang semula begitu terik menyengat kulit, perlahan meredup. Butiran batu putih yang terserak di bibir pantai, lambat laun seperti berubah warna. Pudar, seiring dengan terbenamnya sang mentari. Sementara itu secercah cahaya bulan, masih malu-malu menampakan auranya. Panorama itu semakin menambah kemolekan alam Pantai Pidakan yang berlokasi di Desa Jetak, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan.

Sekalipun hari mulai gelap, ternyata tak membuat para wisatawan, baik lokal maupun luar kota, bergegas meninggalkan bibir pantai. Keindahan senja yang begitu manakjubkan, justru semakin membuat mereka enggan beranjak. Seperti yang dialami Hernawati, ketika itu. Wisatawan asal Kota Pacitan tersebut, sengaja datang ke Pantai Pidakan saat hari menjelang senja. Ia mengakui, pergantian tata surya itulah yang sengaja dinanti. “Selain redup, pemandangan alam di sini semakin menakjubkan,” ujarnya, saat ditemui Memo, pekan kemarin.

Sambil kaki berjingkat-jingkat, Hernawati yang masih tercatat sebagai mahasiswi sebuah perguruan tinggi swasta di Pacitan tersebut, berjalan menyusuri tepian pantai. Canda dan tawa selalu mengiringi langkah gadis belia itu bersama rekan satu kampusnya yang sengaja memilih Pantai Pidakan sebagai lokasi wisata untuk sekedar melepas kejenuhan selama duduk dibangku perkuliahan. “Disini, kami sangat terhibur. Pemandangnnya bagus, dan tepat untuk refreshing,” ungkap Yeni, yang datang satu rombongan bersama Hernawati.

Keindahan Pantai Pidakan memang tak kalah dengan pantai-pantai lain yang ada di Pacitan. Selain lokasinya yang tak begitu jauh dari pusat kota (sekitar 25 km dari Kota Pacitan, Red), waktu tempunya juga relatif singkat. Untuk menuju objek wisata tersebut, hanya dibutuhkan waktu sekitar 15-20 menit. Belum lagi akses jalan menuju objek wisata, sangat luas dan mulus. “Pantai ini berada tak jauh dari Jalan Lintas Selatan (JLS). Hanya sekitar 300 meter dari JLS, sudah sampai ditepian pantai,” sebut Hernawati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *