Gudang Mebel di Mangundikaran Terbakar

oleh
Gudang Mebel di Mangundikaran Terbakar

Memokediri.com]

Si jago merah kembali mengamuk. Jika sebelumnya kandang ayam di Pace ludes terbakar, kemarin, giliran gudang mebel milik Joko Suryono di Jalan Citarum I Kelurahan Mangundikaran, Kecamatan Nganjuk yang terbakar. Gudang mebel milik Joko Suyono habis terbakar. Akibatnya, korban mengalami kerugian sekitar Rp 1 miliar.

Kebakaran diketahui warga setempat sekitar pukul 15.00 WIB. Kepanikan sempat terjadi karena api sangat besar. Apalagi, biasanya pekerja banyak di gudang. Beruntung, kekhawatiran karyawan ikut terbakar tidak terjadi. “Untung tidak ada karyawan saat kebakaran,” ujar Ahmad Jalal, 50, warga setempat.

Api dengan cepat membakar seisi gudang mebel tersebut. Apalagi, banyak kayu jati di sana. Warga yang kebingungan akses masuk langsung melaporkan kejadian ini Damkar Nganjuk. Tak berselang lama, satu unit mobil damkar datang ke lokasi.

Petugas damkar langsung berusaha membobol pintu masuk mebel untuk memadamkan kobaran api di gudang. Benar saja, setelah berada di dalam gudang, api telah melahap  kayu di sana. Bahkan, saking besarnya kobaran api, tiga unit mobil damkar tambahan didatangkan ke lokasi.

“Warga takutnya karena di belakang gudang langsung berbatasan dengan ruang komputer SMK 1 Muhammadiyah Nganjuk,” imbuh Jalal.

Berdasarkan pantauan wartawan koran ini, ada empat ruang komputer yang berbatasan langsung dengan gudang tersebut. Namun, hanya tiga ruang yang paling rawan ikut terbakar. Pihak sekolah bersama murid langsung mengevakuasi barang-barang berharga di sana.

Sementara itu, Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk Samsul Huda mengatakan,  banyaknya material kayu tersebut membuat pemadaman lebih sulit. Bahkan, pihaknya sampai meminta bantuan kepada BPBD dan DLH Kabupaten Nganjuk untuk mengirimkan mobil tangki air.

“Kami minta back up untuk mengisi air yang digunakan untuk pemadaman ini,” tutur Samsul.

Sekitar sepuluh kali melakukan isi ulang tangki air. Hal itu dilakukan agar proses pemadaman dan pembasahan dapat dilakukan dengan maksimal.

Terkait penyebab kebakaran sendiri, diduga berasal dari hubungan arus pendek yang ada di gudang. Beberapa tim Inafis Polres Nganjuk juga datang untuk olah TKP. Hanya saja, keterangan penyebab kebakaran ini sendiri masih dalam penyelidikan.

“Untuk penyebabnya masih akan kami koordinasikan dengan kepolisian. Tetapi untuk kerugian sendiri bisa mencapai Rp 1 miliar,” tandas Samsul.

Sayangnya, pemilik gudang mebel ini belum bisa ditemui lantaran tidak berada di lokasi hingga pemadaman selesai dilakukan. Api akhirnya bisa dipadamkan sekitar pukul 17.00 WIB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *