Kasus HIV/AIDS Sentuh Pelajar

oleh
Kasus HIV/AIDS Sentuh Pelajar

Kediri, Memo-

Jumlah kasus penularan penyakit yang mematikan HIV/AIDS di Kota Kediri dari tahun ke tahun disinyalir terus mengalami peningkatan. Bahkan penularannya diduga belakangan sudah menyentuh pada kalangan pelajar di Kota Kediri.

Anita Sulistiyorini, Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Masalah Kesehatan (P2MK) Dinkes Kota Kediri mengaku merasa prihatin dengan terus bertambahnya penderita HIV/AIDS tersebut.

Pasalnya, dari data tahun 2013 lalu terdapat 4 pelajar yang menderita AIDS dan 17 pelajar yang menderita HIV. Namun demikian, pihaknya memastikan jika peningkatan tersebut paling banyak selama 4 tahun terakhir.

“Memang penularan HIV/AIDS tidak hanya berhubungan seks bebas, tetapi dari berbagai cara seperti darah, penggunaan jarum suntik dan lain lain. Hanya saja penularannya masih didominasi karena seks bebas. Ini yang perlu kita perhatikan karena setiap tahun jumlahnya terus bertambah, terutama saat ini sudah masuk ke kalangan pelajar,” ungkapnya.

Selain itu, selama ini pihaknya sudah melaksanakan berbagai upaya dalam pencegahan. Diantaranya, menggelar berbagai acara sosialisasi dan kampanye bahaya HIV/AIDS pada kalangan pelajar Kota Kediri dengan program tiga pilar yakni Dinkes Kota Kediri, lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan Komisi Penangguangan Aids Daerah (KPAD).

“Kami sudah melaksanakan semua program pencegahan, bagi kami obat memang perlu, tetapi lebih penting adalah pengertian HIV/AIDS tentang pencegahan dan antisipasinya,” imbuhnya

Berdasarkan data yang dihimpun Koran Memo, pada tahun 2003 sampai 2014 pengidap HIV mencapai 354 penderita dan AIDS mencapai 107 penderita. Namun disinyalir jumlah tersebut masih banyak yang belum terdata oleh Dinkes Kota Kediri. Mereka yang tidak terdata dimungkingkan lantaran tak berani menyampaikan ke petugas.

Menurut data Dinkes Kota Kediri pada tahun 2005 untuk rentang umur 20 – 24 tahun terdapat 2 penderita AIDS, serta terjadi peningkatan pada tahun 2009 justru terdapat pada umur antara 15 – 24 tahun yang notabenenya kalangan pelajar ada 4 penderita HIV maupun AIDS. B
ahkan pada tahun 2012 terjadi peningkatan kembali terhadap pelajar umur 15 – 24 tahun yang mencapai 15 penderita. Ditambah pada tahun 2013 terjadi peningkatan yang tinggi di kalangan pelajar di Kota Kediri menjadi 21 penderita HIV/AIDS.

Dari data, secara total peningkatan paling tajam tersebut terjadi pada tahun 2011, dari informasi yang dihimpun terdapat 57 kasus penderita HIV dan 5 penderita AIDS di Kota Kediri, yang sebelumnya pada tahun 2006 hanya 4 penderita HIV dan 2 penderita AIDS. Sedangkan pada tahun 2011 terebut diketahui pada golongan umur 15 – 24 tahun terdapat 21 penderita.

Ironisnya, peningkatan penderita HIV/AIDS justru sangat signifikan terjadi pada tahun 2013 hingga menjadi 102 penderita HIV dan 26 penderita AIDS di Kota Kediri. Dari data tersebut, kasus HIV/AIDS sudah menyentuh pada kalangan pelajar terutama pada umur 15 sampai 24 tahun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *