Nganjuk Zona Merah, Dua Hari Penambahan Covid 19, Hampir 1000 Orang

oleh
Nganjuk Zona Merah, Dua Hari Penambahan Covid 19, Hampir 1000 Orang

Memokediri.com

Nganjuk Zona Merah, Dua Hari Penambahan Covid 19, Hampir 1000 Orang.  Dua hari berturut turut, Nganjuk mencatat penambahan Covid 19 tertinggi. Kemarin, angka penambahan terkonfirmasi positif capai 510 orang. Sehari sebelumnya, angkanya juga cukup tinggi, yakni 350 orang.

Kenaikan angka tersebut melebihi Kota Kediri dan Kabupaten Kediri, serta beberapa daerah lainnya, yang sebelumnya menyandang status sebagai zona merah. Hari ini, Kabupaten Nganjuk akhirnya dinyatakan sebagai Zona merah.

Penambahan Jumlah Terkonfirmasi Positif di Nganjuk, sejak Sebelum Pemberlakukan PPKM

“Kami memang memaksimalkan tracing sehingga angkanya sangat banyak,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi saat dihubungi oleh Jawa Pos Radar Nganjuk kemarin sore.

Penambahan terbanyak selama pandemi Covid-19 ini tidak bisa dianggap remeh. Karena tren peningkatan penderita Covid-19 di Nganjuk cenderung naik. Penderitanya tidak hanya warga biasa. Namun, tenaga kesehatan juga banyak yang terpapar Covid-19.

Terpapar Virus Sebelum PPKM, Setelah Gencar Tracing Banyak Positif

Marhaen mengatakan,  banyaknya orang yang terpapar korona diduga telah terjadi sebelum pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Namun baru terdeteksi lantaran program yang dilakukan pemkab dengan menggencarkan tracing.

“Kita perlu lebih waspada. Klaster keluarga juga banyak kita temukan sekarang,” ingatnya.

Nganjuk Zona Merah, Tanjunganom, Kertosono dan Bagor Tinggi

Lebih lanjut, selain mencetak rekor penambahan pasien positif korona, korban meninggal dunia karena korona juga bertambah. Ada tiga orang meninggal dunia karena korona. Mereka berasal dari Kecamatan Tanjunganom, Kertosono, dan Bagor. Ketiganya adalah lanjut usia.

Beruntung, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Nganjuk juga cukup baik. Kemarin, ratusan orang juga dinyatakan bisa sembuh. “Sebanyak 107 orang sembuh,” imbuh politisi PDIP tersebut.

Varian Delta Sudah Masuk Nganjuk

Lebih jauh, banyaknya penderita Covid-19 ini karena varian delta kemungkinan sudah masuk Nganjuk. Menurutnya, Covid-19 varian delta ini sangat cepat penularannya. Oleh karena itu, protokol kesehatan (prokes) harus lebih ditingkatkan lagi.

Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun, Menjaga jarak, Mengurangi mobilisasi, dan Menghindari kerumunan (5M) harus dilaksanakan. Apalagi, saat ini ada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. “Jangan keluar rumah jika tidak ada yang penting,” ingat Marhaen.

Bagi warga yang terpapar Covid-19, Kang Marhaen-panggilan akrab Marhaen Djumadi meminta untuk tetap tenang. Lakukan isolasi mandiri, minum air putih hangat, konsumsi obat pereda gejala Covid-19, dan istirahat yang cukup. “Jangan lupa berjemur saat pagi hari,” ingatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *