Pemkot Madiun beri layanan vaksin penguat hingga tingkat kelurahan

by

Pemerintah Kota Madiun mendekatkan layanan vaksinasi dosis ketiga atau penguat ke warga sasaran hingga ke tingkat kelurahan guna mempercepat penuntasan pemberian vaksin tersebut sebagai upaya mencegah penularan COVID-19.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB Kota Madiun dr Denik Wuryani mengatakan teknisnya, layanan vaksinasi dosis ketiga itu selalu dihadirkan bersamaan dengan kegiatan Wali Kota Madiun. Seperti saat kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan yang saat ini masih berlangsung. Petugas vaksinasi sengaja membuka layanan vaksinasi bagi warga kelurahan setempat.

“Jadi sesuai instruksi Bapak Wali Kota, layanan vaksinasi kita dekatkan kepada masyarakat. Seperti saat dulu kita mengejar dosis 1 dan 2, layanan vaksin penguat juga kita lakukan cara yang sama,” katanya di Madiun, Rabu.

Menurut dia, antusias masyarakat juga cukup tinggi. Setidaknya, ada sekitar 20 sasaran yang menjalani vaksinasi penguat di setiap kali kegiatan.

Jika musrenbang berlangsung di tiga kelurahan dalam sehari, setidaknya ada 50 warga yang dilakukan vaksinasi dosis tiga tersebut.

“Kegiatan musrenbang itu selalu menghadirkan masyarakat kelurahan setempat. Jadi disamping mengikuti kegiatan, bisa mendapatkan layanan vaksinasi. Warga yang tidak sedang mengikuti kegiatan musrenbang juga kita perbolehkan sesuai syarat pemberian vaksin penguat, yakni telah berjarak enam bulan dari pemberian dosis kedua,” katanya.

Ia menambahkan jumlah itu belum layanan vaksin penguat yang dilakukan di fasilitas kesehatan lainnya seperti puskesmas dan rumah sakit yang ditunjuk di Kota Madiun.

Dengan upaya layanan yang mendekati sasaran tersebut, maka tak heran jika capaian vaksinasi dosis ketiga di Kota Madiun sudah cukup tinggi. Sesuai data, hingga tanggal 18 Januari telah ada 4.907 sasaran yang sudah dilakukan vaksinasi penguat. Baik tenaga kesehatan, masyarakat umum kategori lansia, maupun dewasa.

See also  Wali Kota Kediri minta RSUD tidak ada kasus malapraktik

“Hari ini vaksin jenis Moderna juga sudah datang. Artinya, yang dulunya dapat vaksin Astrazeneca untuk dosis 1 dan 2 juga akan bisa mendapatkan vaksin penguat. Ini masih kita susun jadwalnya,” demikian┬áDenik Wuryani .

Leave a Reply

Your email address will not be published.