Pengaruh Angin dari Australia, Nganjuk Makin Dingin

oleh
Pengaruh Angin dari Australia, Nganjuk Makin Dingin

Memokediri.com

Suhu udara di Kabupaten Nganjuk, terutama pada malam hari akhir – akhir ini terasa lebih dingin dibanding biasanya.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Nganjuk Khudlori menjelaskan, fenomena ini tak hanya terjadi di Nganjuk, tetapi juga di sejumlah wilayah di Jawa Timur.

Menurutnya, suhu dingin di musim kemarau saat ini disebabkan oleh angin dari arah timur yaitu benua Australia yang sifatnya kering dan dingin.

Menurut Khudlori, suhu yang terasa lebih dingin ini diperkirakan berlangsung mulai Juli hingga September mendatang . Sementara, puncak musim kemarau diperkirakan akan terjadi di bulan Agustus.

Berdasarkan data BMKG, suhu minimum di wilayah Nganjuk saat ini rata-rata tercatat antara 18-19 derajat celsius. Khudlori mengatakan, di musim kemarau ini masih ada potensi hujan di berbagai wilayah di Jatim, namun presentasinya kecil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *