Penumpang Angkutan Bus Harus Disertai Surat Keterangan Vaksin

oleh
Penumpang Angkutan Bus Harus Disertai Surat Keterangan Vaksin
Penumpang Angkutan Bus Harus Disertai Surat Keterangan Vaksin

Memokediri.com

Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat resmi diterapkan di Jawa – Bali mulai 3-20 Juli 2021. Mulai hari ini, penumpang bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Tamanan Kota Kediri wajib melengkapi surat vaksinasi dan swab antigen.

Calon penumpang yang tidak melengkapi persyaratan, dilarang melakukan perjalanan.

Kepala Koordinator Terminal Tamanan Kelas II A Kota Kediri Bambang Supriyanta mengatakan, mulai hari ini sudah berlaku peraturan bagi penumpang maupun sopir bus, harus melengkapi surat keterangan sudah divaksin minimal tahap pertama atau hasil swab antigen.

Bagi yang tidak membawa, maka calon penumpang diminta untuk menunda perjalanan sampai berhasil melengkapi persyaratan. Selain itu, kapasitas bus juga dibatasi maksimal 50%.

BAMBANG menambahkan, di hari pertama pemberlakuan peraturan baru, pihaknya hari ini menemukan satu pelanggaran yang dilakukan bus AKAP Kediri-Jambi. Bus tersebut membawa 10 penumpang, namun empat diantaranya tidak membawa surat keterangan sudah divaksin maupun swab antigen.

Selain itu, sopir dan kenek bus juga tidak membawa surat vaksin dan swab antigen. Petugas yang ada di terminal kemudian langsung mencatat PO bus untuk dilaporkan ke Direktur Angkutan Perhubungan Darat yang mengeluarkan ijin trayek agar dilakukan penindakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *