Puluhan Sumber Mata Air Mulai Mengering, Penyebabnya Ini

oleh
Puluhan Sumber Mata Air Mulai Mengering, Penyebabnya Ini
Puluhan Sumber Mata Air Mulai Mengering

Memokediri.com

Puluhan Sumber Mata Air Mulai Mengering, Penyebabnya , diantaranya adalah tanaman pohon dan alih fungsi lahan di sekitar sumber mata air itu sudah berubah. Banyak pohon yang sudah ditebangi, hingga resapan air tidak ada.

Demikian juga dengan alih fungsi lahan di sekitar sumber mata air, menjadi pemicu sumber air mengering. Alih fungsi lahan menjadi lahan perumahan, menjadi masalah serius karena di sekitar itu pemakai air semakin banyak.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri Putut Agung Subekti mengatakan, ada beraga penyebab sumber air menjadi kering. Di antaranya berkurangnya vegetasi di sekitarnya yang memang berperan untuk menyimpan air.

“Untuk musim kemarau mempengaruhi debit air,” ujarnya.

Pemicu lainnya yakni imbas dari alih fungsi lahan di kawasan sekitar sumber air. Juga peningkatan penggunaan air yang disebabkan bertambahnya penduduk. Kondisi tersebut berpengaruh terhadap daya dukung kelestarian air dan daya tampungnya.

Terkait dengan upaya pelestarian, Putut mengatakan, pihaknya melakukan konservasi dengan penanaman pohon di sumber air dengan tanaman pengikat.”Bisa menggunakan trembesi, pule, cangkring, preh dan pucung,” pungkasnya.

Di Kabupaten Kediri sendiri ada puluhan sumber air seperti itu. Selain di Ngadiloyo, sumber yang juga masih terawat ada di Desa Krenceng, Kecamatan Kepung. Mata air ini bahkan, konon, sudah ada sejak zaman kolonial Belanda.

“Airnya terus mengalir, padahal usianya sudah ratusan tahun,” terang Kepala Desa Krenceng Sumari.

Sumber air ini fungsi utamanya tentu saja untuk pengairan lahan pertanian. Membuat para petani di sekitar sumber tak pernah mengeluh.

Selain berfungsi saluran irigasi pertanian, sumber dari Krenceng ini juga untuk suplai ke rumah sakit HVA Toeloengredjo, Pare. Air disalurkan melalui pipa-pipa yang ditanam di tanah.

Selain itu, saat ini sumber ini juga dimanfaatkan untuk air minum warga. Rencananya, juga akan berkembang sebagai tempat wisata. Yaitu untuk kolam renang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *