Sales Celana Gadungan Bawa Kabur Motor

oleh
Sales Celana Gadungan Bawa Kabur Motor

Tulungagung, Memo-

Sobirin (22) warga Desa Ngentrong Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung, Rabu (3/9) sekitar pukul 20.00 WIB telah dilaporkan ke Polres Tulungagung oleh Ganjar Dwi Prasongko (16) warga Desa Tawing Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung.

Pasalnya terlapor diduga melakukan penipuan sepeda motor Honda Beat nopol AG 2396 OR milik korban. Akibatnya korban mengalami kerugian sekitar Rp 11 juta.

Kapolres Tulungagung AKBP Bastoni Purnama melalui Kasubag Humas AKP Dwi Hartaya mengatakan kejadian berawal pada Selasa sekitar pukul 15.00 WIB korban yang sedang duduk santai di depan teras rumah bersama dengan teman – temannya sambil bercanda. Kemudian datanglah terlapor menghampiri korban.

“Korban bersama teman – temannya sedang duduk santai di teras depan didatangi oleh terlapor,” katanya.

Selanjutnya, terlapor mendatangi korban dengan maksud menawarkan dagangan celana milik terlapor kepada teman korban bernama Suraji. Selang beberapa menit terlapor meminjam Hp korban dan berbicara seolah olah sedang menelepon seseorang, kemudian hp tersebut dikembalikan.

“Terlapor mendatangi korban dengan maksud menawarkan dagangan celana miliknya,”jelasnya.

Lanjutnya, ternyata hal tersebut adalah strategi terlapor untuk melakukan aksinya, kemudian terlapor meminjam sepeda motor korban dengan alasan akan dipakai untuk mengambil celana di rumah ibunya yang berada di Desa Tawing.

Karena korban merasa terlapor meminjam sepeda motor miliknya dengan tujuan dekat maka diberikannya kunci kepada terlapor. Dan terlapor membawa sepeda motor tersebut ke arah barat.

“Korban yang tidak memiliki rasa curiga terhadap terlapor, maka diberikanlah kunci sepeda motor miliknya,” ungkapnya.

Setelah ditunggu – tunggu terlapor tidak kunjung kembali dan ketika dilakukan pencarian terhadap terlapor belum juga diketemukan selanjutnya korban menyadari jika telah terjadi penipuan kemudian melaporkan kejadian ini ke Polres Tulungagung guna proses hukum lebih lanjut.

“Kami sudah menindak lanjuti laporan korban, dan pelaku masih dalam penyelidikan petugas,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *