Sebulan Lebih Kursi AG 2 Kosong, Siapa Calon Figurnya Masih Teka Teki

oleh
Sebulan Lebih Kursi AG 2 Kosong, Siapa Calon Figurnya Masih Teka Teki

Nganjuk, MEMO
Sudah satu bulan lebih jabatan Wakil Bupati Nganjuk kosong. Itu terhitung setelah Marhaen Jumadi ( Wabub,red) secara resmi menerima SK dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indra Parawangsa diangkat menjadi Pelaksana Tugas ( Plt) Bupati Nganjuk di Gedung Grahadi Surabaya pada hari Selasa ( 11/5/2021) silam.

Diangkatnya Marhaen Jumadi menjadi Plt Bupati tentunya sudah diketahui khalayak ramai. Yaitu pasca peristiwa tertangkapnya Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat oleh KPK dan Bareskrim Mabes Polri pada hari Sabtu ( 9/5/2021) atas kasus dugaan jual beli jabatan.

Seiring perjalanan waktu, opini di masyarakat mulai ramai membicarakan topik tentang kapan dan siapa figur yang layak untuk diusulkan menjadi calon Wakil Bupati duet dengan Marhaen Jumadi dalam rangka membangun Nganjuk ke depan lebih maju dan bermartabat.

” Belum saatnya membicarakan soal itu. Masih jauh dari angan angan.Dengan tertangkapnya bupati, kita masih dalam suasana berduka. Kalau muncul opini di masyarakat itu wajar,” tutur Ketua DPRD Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono saat dihubungi lewat telpon selularnya.

Menurut Tatit yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Nganjuk ini mengatakan kalau soal konsep jelas ada. Tapi belum saatnya dibahas di tingkat partai. ” Kalau sudah saatnya tiba, bisa dipastikan kita akan berembuk dan duduk bersama memunculkan figur yang cocok untuk digandengkan dengan PLT Bupati,” tuturnya.

Sementara dari wacana sejumlah nara sumber yang berhasil ditemui menilai bahwa figur yang pas untuk mendampingi Kang Marhaen ( panggilan akrab Plt Bupati) adalah figur yang memiliki kompeten dan paham peta birokrasi pemerintahan Kabupaten Nganjuk.

” Tentunya figur yang akuntabel loyal dan berdedikasi tinggi untuk bersinergi mewujudkan cita cita Nganjuk menjadi daerah yang maju dan bermartabat,” terang sejumlah nara sumber.

Dari poling opini masyarakat menyebut nama partai besar atau partai yang memiliki kursi terbanyak di dewan. Dari keluarga besar partai tersebut siapa figur calon AG 2 yang akan diusulkan masih menjadi tanda tanya publik. (adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *