Sidak di Dua Lokasi, Mas Bup Temukan Layanan Manual Sebabkan Antrean

oleh
Sidak di Dua Lokasi, Mas Bup Temukan Layanan Manual Sebabkan Antrean
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau yang akrab disapa Mas Bup, melakukan inspeksi mendadak di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)

Kediri, Memo|

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana ataupun yang melekat disapa Mas Bup, melaksanakan inspeksi seketika di Dinas Kependudukan serta Pencatatan Sipil( Dispendukcapil) serta Badan Pendapatan Daerah( Bapenda) pada Jumat,( 30 atau 4 atau 21). Sidak dilakukan buat mengenali pelayanan pada warga yang dilakukan di 2 satker itu.

Dalam sidak ini Mas Bup melihat langsung pelayanan di Dispendukcapil, sebab sepanjang ini salah satu keluhkesah yang kerap di informasikan merupakan terkait layanan administrasi kependudukan. Mas Bup pula berdialog dengan salah satu masyarakat yang mengantre mengurus akta kependudukan.

“ Untuk pelayanan di Bapenda relatif kondusif, mulanya juga lagi dilakukan rapat terpaut pemasyarakatan BPHTB, pajak serta semacamnya. Sedangkan untuk Dispendukcapil masih terdapat sistem layanan yang dilakukan dengan cara manual sehingga memunculkan antrean,” tutur Mas Bup.

Dari pantauannya, pada bagian pengubahan KK serta akta dimana akta menggapai jutaan, sedang dicek 2 atau 3 orang, sehingga memunculkan kerumunan serta cara kepengurusannya lama. Untuk itu Mas Bup memohon dokumen- dokumen itu wajib didigitalisasi ataupun masuk database.

“ Tadi disampaikan petugas merasa kesulitan bila akta di bawah tahun 2014, dengan akta sebanyak itu pengecekan tidak dapat dilakukan cepat. Tetapi itu bukan alasan sebab pemerintah wajib memberikan pelayanan yang segera serta bagus. Jalan keluarnya adalah mengganti dari akta kertas ke digital,” urainya.

Terpaut perihal ini, Mas Bup juga menyampaikan supaya satker terkait mengajukan besaran anggaran buat digitalisasi akta. Tidak hanya memantau pelayanan publik, pada sidak ini Mas Bup pula meminta penertiban parkir di area kantor Dispendukcapil serta Bapenda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *