Tangkal Covid 19, Kota Kediri Kedodoran, Hoaks Menyebar

oleh
Tangkal Covid 19, Kota Kediri Kedodoran, Hoaks Menyebar
Tangkal Covid 19, Kota Kediri Kedodoran, Hoaks Menyebar

Memokediri.com

Permintaan tabung oksigen yang tinggi, hingga 900 tabung perhari, mengindikasikan angka Covid di Koya Kediri makin rawan. Tim penanggulangan Covid Kota Kediri, kedodoran, menyusul status Zona merah di kota tahu itu.

Jam malam diberlakukan, untuk mengendalikan mobilisasi masyarakat. Jalan jalan protokol yang menuju ke pusat keramaian di Kota Kediri, ditutup, meskipun pada jam jam tertentu.

Hoaks mulai menyebar. Dua berita hoaks, kemarin,. beredar melalui media sosial. Hoaks pertama tentang penutupan SPBU di kota Kediri. Berota hoaks kedua, yakni adanya tim hunter, yang memburu warga kota Kediri, jika keluar tengah malam.

Tidak Ada Arahan Menutup SPBU

Dua berita hoaks tersebut, sudah dibantah oleh dua institusi terkait. Melalui Sales Branch Manager Pertamina Kediri Angga Yudiwanata mengatakan beredarnnya e-flayer yang penyebutkan penutupan SPBU sementara dalam mencegah penyebaran virus corona, dipastikan informasi yang tidak benar data dan sumbernya.

Masyarakat sebaiknya tidak mudah percaya dengan informasi-informasi menyesatkan yang banyak beredar melalui media sosial. ” tidak ada arahan untuk menutup SPBU, bahkan sebaliknya tetap menjaga ketersediaan pasokan BBM di masyarakat,” katanya.

Walaupun ada PPKM darurat, Pertamina tetap menjaga ketersediaan pasokan BBM, agar SPBU dan agen LPG tetap berjalan normal dan baik. Angga menjelaskan dalam masa penerapan PPKM darurat, pendistribusian BBM berjalan normal.

Tim Hunter Berburu Warga

Berita hoaks satunya lagi adalah adanya tim hunter dari tim penanggulangan Covid 19 di Kota Kediri. Berita menyebar melalui pesan berantai, yang menyebut tim covid hunter, akan melakukan tes swap ke[pada setiap warga yang keluar rumah pada malam hari.

Menanggapi pesan berantai tentang adanya Tim Covid Hunter yang akan melakukan tes swab bagi warga yang terbukti keluar malam, Satuan Tugas Covid-19 Kota Kediri menyatakan informasi tersebut hoax.

Melalui Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Kediri dr. Fauzan, menyebutkan informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan. Meskipun isi pesan berantai tersebut bagus terutama bagi mereka yang masih bandel, tetapi Satgas Covid-19 Kota Kediri masih belum membuat aturan tersebut.

Hanya saja masyarakat harus disiplin protokol kesehatan, salah satunya mengurangi mobilitas diluar dan menghindarai kerumunan. Jika nantinya ada peningkatan angka pasien Covid-19 bisa saja Satgas Covid-19 akan menerjunkan Tim Covid Hunter yang sudah ada sebelumnya, tetapi langkah tersebut perlu dikoordinasikan lebih lanjut.

FauzanĀ  meminta masyarakat tetap dirumah saja jika tidak ada kepentingan mendesak. Dengan diberlakukannya PPKM Darurat harapannya masyarakat bisa mengurangi mobilitas di luar sehingga penularan virus Covid-19 bisa ditekan. Selain itu antusias masyarakat untuk mengikuti vaksin juga luar biasa, meski harus berbagi kuota per harinya.

Sehari, Butuh Pasokan 900 Tabung Oksigen

Persebaran covid-19 yang semakin meluas dalam beberapa pekan terakhir membuat kebutuhan oksigen medis di Kota Kediri meroket tajam. Kini permintaan oksigen medis di Kota Kediri meningkat hingga tiga kali lipat dan mencapai 900 tabung dalam sehari.
Namun demikian, stok oksigen medis yang tersedia masih mencukupi seluruh permintaan yang ada.

Kepala PT Samator Gas Industri Cabang Kediri Bambang Dumadi mengatakan, sebelum pandemi, pasokan oksigen ke rumah sakit hanya berkisar 350 tabung per hari.

Sejak wabah covid meledak secara nasional di awal pandemi, permintaan oksigen dari rumah sakit terus meningkat hingga 600 tabung per hari. Di gelombang kedua covid saat ini, permintaan oksigen di Kota Kediri meningkat drastis menjadi 900 tabung dalam satu hari saja.

PT Samator Gas Industri Cabang Kediri kini sudah tidak melayani pembelian oksigen untuk kebutuhan industri dan hanya melayani oksigen medis untuk kebutuhan rumah sakit saja.

Jika ada masyarakat yang membawa tabung kecil untuk kebutuhan pribadi tetap dilayani. Namun, jika membawa tabung besar dengan alasan untuk kepentingan pribadi tidak akan dilayani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *