Tarif Kos Lokalisasi Melonjak

oleh
Tarif Kos Lokalisasi Melonjak

Kediri, Memo- Ditutupnya lokalisasi Dolly Surabaya, berdampak positif bagi warga sekitar lokalisasi Semampir Kota Kediri. Misalnya, mereka menaikkan tarif kos-kosan hingga 50% lebih.

Agus Karwiyanto salah satu tokoh warga Semampir mengaku meskipun belum terlihat banyak perubahan penghuni lokalisasi Semampir yang baru, namun beberapa warga sudah mulai menaikan tarif kos hingga 50 persen sampai 70 persen.

“Tarif kos di daerah sini terendah mulai harga Rp 100.000 hingga Rp 150.000. Namun, setelah mendengar kabar jika lokalisasi Dolly ditutup warga sekitar sudah ada yang menaikan tarif kos sekitar Rp 250.000 hingga Rp 350.000 per bulan,” ungkapnya.

Dari informasi yang dihimpun, jumlah data lokalisasi Semampir sendiri hingga saat ini belum mengalami peningkatan drastis. Dari data sebelumnya penghuni lokalisasi mencapai 215 orang dan kini menjadi 230 orang. Sementara para PSK ini rata-rata berasal dari daerah Blitar, Tulungagung dan beberapa daerah sekitar Kediri.

Disamping itu, menyikapi hal tersebut, pihaknya tetap mengkhawatirkan akan dampak negatif akibat ditutupnya lokalisasi Dolly. Pasalnya, jika dinas terkait tidak segera melakukan pengawasan ketat terhadap eksodusnya PSK dolly ke Kota Kediri, maka dikhawatirkan para PSK tersebut akan merambah ke tempat karaoke maupun hiburan malam lainnya di Kota Kediri dengan minimnya pengawasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *