Telusuri Kawasan Perkampungan Tengah Kota, Semprot Disinfektan

oleh
Telusuri Kawasan Perkampungan Tengah Kota, Semprot Disinfektan
Telusuri Kawasan Perkampungan Tengah Kota, Semprot Disinfektan

Memokediri.com |

Tiap hari, petugas telusuri kawasan perkampungan tengah kota, untuk semprot disinfektan. Minggu tadi pagi, petugas BPBD Kota, sebagaimana kebiasannya menyemprotkan disinfektan , khususnya di titk lokasi yang terdapat warga terkonfirmasi positif Covid 19, yakni di Pocanan Kota Kediri.

Selain Kelurahan Pocanan, spraying disinfektan juga dilakukan di 11 kelurahan lainnya. Prioritas lokasi spraying sesuai rilis di Instagram Walikota Kediri.

“Pak Wali merilis data konfirmasi di story instagram beliau, dan kami langsung konfirmasi ke Tim Posko PPKM Mikro yang ada di kelurahan,” jelas Indun Munawaroh, Plt Kepala BPBD Kota Kediri.

BPBD Kota dan PPKM Mikro Lakukan Spraying

BPBD Kota Kediri berkoordinasi dengan Tim Posko PPKM Mikro tempat lokasi yang harus dilakukan spraying. “Kami siap standby 24 jam di Mako untuk antisipasi ada permintaan spraying mendadak,” jelasnya.

Fasilitas umum yang menimbulkan kerumunan seperti pasar juga tak luput dari spraying. Selain itu, BPBD Kota Kediri mendapat permintaan spraying di instansi-instansi. Penyemprotan desinfektan sebagai salah satu bentuk ikhtiar memutus rantai penyebaran virus Covid-19.

“Mas Abu (Walikota) mengarahkan setiap hari tetap melakukan penyemprotan meskipun beberapa waktu lalu tidak ada kasus konfirmasi di Kota Kediri” jelas Indun.

Sehari Habiskan 500 Liter Disinfektan

Dalam sehari, tim URC rata-rata menghabiskan 500 liter disinfektan yang terbagi jadi 2 kendaraan. “Efektifnya penyemprotan dilakukan 2 hari sekali di tempat yang sama. Sisanya perlu ada patuh prokes dari masyarakat,” tambahannya.

Sementara Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyampaikan agar warga Kota Kediri saling menjaga anggota keluarga, dengan mengurangi mobilitas yang tidak perlu, terutama jika di keluarganya terdapat kelompok rentan.

Covid Terakir di Kediri, Klaster Keluarga

“Beberapa waktu terakhir, terjadi kluster keluarga dengan riwayat perjalanan dan menerima tamu. Maka tetap kurangi mobilitas yang tidak perlu, dan patuh protokol kesehatan,” ujarnya.

Ditegaskan, langkah pencegahan dan penanganan Covid -19 yang dilakukan Pemkot Kediri akan berhasil disertai dukungan warga Kota Kediri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *