Terseret Arus Sungai, Balita asal Gondang Tewas

oleh
Terseret Arus Sungai, Balita asal Gondang Tewas

memokediri.com (Tulungagung)

Terseret arus sungai yang berada di belakang rumah, balita usia 1 tahun berinisial HF, warga Desa Bendungan Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung ditemukan meninggal dunia. Insiden terjadi pada Senin siang, 7 Juni 2021 jam 11.05 WIB.

Kapolsek Gondang Polres Tulungagung AKP SUWANCONO mengatakan awalnya WATI, ibu korban, sedang melakukan kegiatan di rumah dan tidak mengetahui anaknya yang masih berusia 1 tahun itu keluar menuju sungai di belakang rumahnya sekitar jam 11.05 WIB.

Selanjutnya, jam 11.30 WIB ibu korban yang sadar anaknya tidak ada dirumah mulai mencari-cari HF disekitaran rumah dan bantaran sungai.

Tidak lama kemudian, RAFI, yang juga warga setempat menemukan bayi yang mengapung di pinggiran sungai dan melaporkan penemuan ini ke orang tua korban. Setelah itu RAFI bersama orang tua korban langsung menuju TKP dan mengangkat tubuh bayi dari dalam sungai.

Pada waktu korban diangkat ke permukaan, HF diketahui sudah tidak bernyawa. Jenazah HF langsung dibawa ke Puskesmas Gondang.

Berdasarkan hasil olah TKP gabungan dari Unit Reskrim Polsek Gondang dan Tim Kesehatan dari Puskesmas Gondang, tidak ditemukan luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga menerima atas kejadian ini sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi.

Diketahui, jarak TKP sungai tempat korban tercebur dengan rumahnya sekitar 5 meter saja. Selain itu tidak ada pagar pengaman sehingga korban dengan mudah tercebur ke sungai tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *