Todongkan Pistol, 6 Perampok Kuras Toko Emas

oleh
Todongkan Pistol, 6 Perampok Kuras Toko Emas

Kediri, Memo-

Perampokan kembali mengguncang wilayah hukum Polres Kediri. Senin(29/30) pukul 14.15,toko emas Bima di Pasar Kanigoro Kras milik Mujib (47) warga Desa Butuh Kecamatan Kras dirampok, oleh Enam perampok dua diantara bersenjatakan pistol dengan ciri, bertubuh jangkung, menggunakan helm teropong, menodongkan pistol kepada para penjaga perempuan dan berhasil menguras perhiasan emas di etalase toko tersebut.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun para perampok berhasil menggondol tiga ons emas yang terdiri dari kalung,gelang liontin,cincin dan anting.Sampai sejauh ini kerugian masih didata.Kasusnya ditangani Sat Reskrim Polres Kediri berkoordinasi dengan Polsek Kras.

Kapolres Kediri AKBP Erthel Nathan menjelaskan peristiwa bermula saat dua penjaga toko emas sedang berjaga dan kondisi sekitar TKP sepi.Tiba-tiba penjaga dikejutkan dengan kedatangan enam orang pengendara motor dengan menggunakan tiga sepeda motor.

Dua pelaku masuk langsung menggertak penjaga dan menodongkan pistol.Karena penjaga ketakutan, dimanfaatkan pelaku untuk memecah kaca etalase toko emas dan langsung mengambil emas yang ada didalamnya.Dalam waktu tiga menit pelaku langsung membawa kabur tiga ons emas.

Pelaku kabur ke Utara namun balik ke Selatan dan berpencar sekitar TKP.Sepeda motor sempat dikenali indentitasnya namun setelah didalami no pol motor tersebut ternyata palsu dan sejatinya nopol untuk bus.

Petugas juga menyelidiki apakah pistol yang dipakai pelaku tersebut asli atau Air Soft Gun. Hingga sejauh ini petugas masih melakukan penyelidikan dan tidak menemukan proyektil di seputar TKP. Petugas mengembangkan kasus perampokan toko emas ini dan memburu pelaku yang diduga specialis toko emas.

Di toko emas tersebut belum dilengkapi adanya CCTV ataupun terali besi yang ada di toko emas milik Mujib ini. Karena toko ini tergolong baru di pasar Kanigoro Kras.AKBP Erthel berharap pada pemilik toko emas di wilayah Kediri untuk melengkapi CCTV dan terali besi untuk keamanan.

“Kita banyak berharap agar warga bersama petugas Kamtibmas selalu berkoordinasi terkait pengamanan lingkungan. Sampai sejauh ini masih kita lakukan penyelidikan,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *